Praktik lapangan adalah bagian penting dalam pendidikan keperawatan. Di tahap ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan teori, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan nyata di lapangan. Banyak mahasiswa yang merasa gugup, kewalahan, bahkan stres karena harus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang berbeda-beda. Berikut beberapa tantangan yang umum dialami mahasiswa keperawatan saat praktik lapangan beserta cara mengatasinya.
1. Adaptasi dengan Lingkungan Baru
Setiap unit pelayanan kesehatan memiliki budaya kerja, aturan, dan suasana yang berbeda. Mahasiswa sering kali membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
Cara mengatasi:
- Observasi terlebih dahulu
- Tanyakan prosedur kerja pada pembimbing
- Belajar mengenal rekan tenaga kesehatan
Adaptasi yang baik membuat praktik berjalan lebih lancar.
2. Kurang Percaya Diri Saat Menangani Pasien
Banyak mahasiswa merasa ragu untuk melakukan tindakan karena takut salah. Kurangnya pengalaman membuat mereka tidak yakin terhadap kemampuan sendiri.
Cara mengatasi:
- Berlatih lebih sering di laboratorium
- Minta pembimbing mendampingi saat mencoba tindakan baru
- Tingkatkan wawasan teori sebelum praktik
Percaya diri akan tumbuh seiring pengalaman.
3. Beban Emosional dalam Merawat Pasien
Berhadapan dengan pasien kritis, lansia, atau anak-anak sering kali mempengaruhi kondisi emosional mahasiswa.
Cara mengatasi:
- Ceritakan pengalaman ke pembimbing atau teman
- Lakukan teknik relaksasi sederhana
- Tetap profesional namun tetap empatik
Keseimbangan emosional penting agar layanan tetap optimal.
4. Tekanan dari Pembimbing Klinik
Beberapa mahasiswa merasa tertekan dengan penilaian atau arahan yang cukup ketat. Hal ini dapat membuat mahasiswa gugup dan sulit fokus.
Cara mengatasi:
- Terima kritik sebagai proses belajar
- Tanyakan hal yang belum dipahami
- Jalin komunikasi baik dengan pembimbing
Pembimbing biasanya memberikan arahan demi peningkatan kompetensi.
5. Kesulitan Mengatur Waktu
Jadwal praktik yang panjang sering kali membuat mahasiswa kesulitan mengatur waktu untuk belajar teori atau mengerjakan laporan.
Cara mengatasi:
- Gunakan planner atau jadwal harian
- Prioritaskan tugas yang mendesak
- Sisihkan waktu istirahat agar tubuh tetap fit
Manajemen waktu yang baik membantu mengurangi kelelahan.
6. Berhadapan dengan Situasi Darurat
Situasi darurat seperti pasien kolaps, perdarahan, atau kejang dapat membuat mahasiswa panik.
Cara mengatasi:
- Tetap tenang dan fokus
- Ikuti instruksi perawat senior
- Pahami SOP penanganan darurat
Pengalaman ini akan meningkatkan kemampuan klinis mahasiswa.
7. Tuntutan Dokumentasi yang Tepat
Mahasiswa sering mengalami kesulitan mencatat tindakan secara lengkap dan benar.
Cara mengatasi:
- Catat segera setelah tindakan dilakukan
- Gunakan format sistematis (pengkajian, diagnosis, intervensi, evaluasi)
- Tanyakan pedoman dokumentasi di unit tersebut
Dokumentasi adalah aspek penting dalam pelayanan kesehatan.
Kesimpulan
Tantangan praktik lapangan adalah bagian dari proses menjadi perawat profesional. Mahasiswa keperawatan harus mampu beradaptasi, menjaga emosi, meningkatkan keterampilan, serta mengatur waktu dengan baik. Dengan memahami tantangan dan cara mengatasinya, praktik lapangan akan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan keperawatan.

Leave a Reply