Membaca jurnal ilmiah sering dianggap sulit oleh mahasiswa keperawatan, terutama bagi yang baru memasuki dunia perkuliahan. Padahal, kebiasaan membaca jurnal adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan wawasan, memperkuat pemahaman teori, dan membangun kemampuan berpikir kritis. Di era layanan kesehatan modern, perawat dituntut memahami praktik berbasis bukti atau evidence-based practice. Karena itu, mahasiswa keperawatan perlu mulai rajin membaca jurnal sejak dini.
Membantu Memahami Evidence-Based Practice
Evidence-based practice adalah praktik keperawatan yang didasarkan pada bukti ilmiah terbaik, pengalaman klinis, dan kebutuhan pasien. Jurnal ilmiah menjadi sumber utama bukti tersebut. Dengan membaca jurnal, mahasiswa akan memahami alasan ilmiah di balik tindakan keperawatan, bukan sekadar mengikuti kebiasaan atau teori buku.
Menambah Wawasan tentang Perkembangan Dunia Kesehatan
Dunia kesehatan berkembang cepat, baik dari sisi teknologi, metode perawatan, maupun pendekatan terapi. Buku ajar terkadang membutuhkan waktu lama untuk diperbarui, sedangkan jurnal ilmiah biasanya memuat penelitian terbaru. Mahasiswa yang rajin membaca jurnal lebih cepat mengetahui tren kesehatan dan inovasi dalam keperawatan.
Membantu Menyusun Tugas dan Laporan yang Lebih Kuat
Banyak tugas kuliah seperti makalah, studi kasus, atau laporan asuhan keperawatan membutuhkan referensi yang valid. Jurnal ilmiah dapat menjadi sumber rujukan yang lebih kuat dibandingkan artikel internet biasa. Referensi dari jurnal juga membuat tulisan mahasiswa terlihat lebih ilmiah, terpercaya, dan berkualitas.
Melatih Kemampuan Berpikir Kritis
Jurnal ilmiah tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga melatih mahasiswa untuk menganalisis. Mahasiswa akan terbiasa memahami:
- Tujuan penelitian
- Metode yang digunakan
- Hasil dan kesimpulan
- Kelebihan dan keterbatasan penelitian
Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan saat menghadapi kondisi pasien di lapangan.
Meningkatkan Kesiapan Praktik Klinik
Saat praktik klinik, mahasiswa akan menemukan banyak situasi yang tidak selalu sama dengan teori buku. Membaca jurnal membantu mahasiswa lebih siap menghadapi kondisi nyata, karena jurnal sering membahas kasus, intervensi baru, dan pendekatan yang terbukti efektif di lapangan.
Membantu Persiapan Skripsi atau Penelitian
Bagi mahasiswa yang nantinya melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, kebiasaan membaca jurnal akan sangat membantu dalam menyusun penelitian. Mahasiswa yang terbiasa membaca jurnal lebih mudah mencari topik penelitian, menyusun latar belakang, serta menentukan metode yang tepat.
Cara Memulai Kebiasaan Membaca Jurnal dengan Mudah
Agar tidak merasa berat, mahasiswa dapat memulai dengan langkah sederhana:
- Pilih jurnal yang sesuai dengan topik kuliah saat ini
- Mulai dari abstrak dan kesimpulan terlebih dahulu
- Catat poin penting dalam bentuk ringkasan
- Baca sedikit tetapi rutin, misalnya 2 jurnal per minggu
Konsistensi lebih penting daripada membaca banyak dalam sekali waktu.
Kesimpulan
Mahasiswa keperawatan wajib mulai rajin membaca jurnal ilmiah karena jurnal membantu memahami evidence-based practice, memperluas wawasan kesehatan, memperkuat tugas akademik, dan melatih berpikir kritis. Dengan kebiasaan ini, mahasiswa akan lebih siap menghadapi praktik klinik serta berkembang menjadi perawat yang profesional dan kompeten.

Leave a Reply