Mengikuti organisasi mahasiswa memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa keperawatan. Tidak hanya menambah pengalaman, kegiatan organisasi juga membantu membangun keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Bagi mahasiswa Akper, organisasi dapat menjadi tempat untuk belajar, berlatih kepemimpinan, serta memperluas relasi.
1. Mengembangkan Kemampuan Kepemimpinan
Dalam organisasi, mahasiswa mendapat kesempatan untuk menjadi ketua, sekretaris, bendahara, atau koordinator kegiatan. Peran ini membantu mengasah:
- Kemampuan mengambil keputusan
- Sikap tanggung jawab
- Cara mengelola anggota tim
Keterampilan kepemimpinan sangat dibutuhkan ketika mahasiswa terjun ke dunia keperawatan yang penuh dinamika.
2. Melatih Komunikasi dan Kerja Sama
Organisasi mahasiswa mendorong anggotanya untuk berkomunikasi secara aktif, baik dalam merencanakan kegiatan maupun menyelesaikan masalah. Mahasiswa juga belajar bekerja sama dengan berbagai karakter, sebuah keterampilan penting dalam pelayanan kesehatan.
3. Menambah Wawasan di Luar Mata Kuliah
Banyak kegiatan organisasi yang berkaitan dengan:
- Edukasi kesehatan
- Pelayanan masyarakat
- Kampanye kesehatan lingkungan
- Pelatihan pertolongan pertama
Pengalaman ini membantu mahasiswa memahami dunia keperawatan dari perspektif lebih luas.
4. Melatih Manajemen Waktu
Mahasiswa harus mampu membagi waktu antara kuliah, tugas, dan kegiatan organisasi. Hal ini melatih kemampuan mengatur jadwal dan menentukan prioritas—keterampilan yang sangat berguna ketika bekerja di rumah sakit atau puskesmas.
5. Menambah Relasi dan Networking
Bergabung dalam organisasi membuat mahasiswa mengenal lebih banyak teman, kakak tingkat, bahkan tenaga kesehatan dari luar kampus. Relasi ini sangat bermanfaat untuk:
- Mencari informasi karir
- Mengikuti seminar dan pelatihan
- Mendapatkan peluang kerja di masa depan
6. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Berbicara di depan umum, memimpin rapat, atau menjadi panitia acara membuat mahasiswa lebih berani tampil dan menyampaikan pendapat. Rasa percaya diri yang tumbuh ini akan membantu mahasiswa menghadapi dunia klinik dan profesional.
7. Belajar Menyelesaikan Masalah
Dalam organisasi, tidak jarang muncul konflik, kendala teknis, atau perubahan rencana. Mahasiswa belajar:
- Berpikir cepat
- Beradaptasi
- Mencari solusi efektif
Kemampuan problem solving ini sangat penting untuk profesi perawat.
8. Mengisi Portofolio Akademik dan Profesional
Pengalaman organisasi dapat dicantumkan dalam CV dan menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan. Banyak institusi kesehatan menilai pengalaman organisasi sebagai indikator kemampuan kerja tim dan kepemimpinan.
Kesimpulan
Mengikuti organisasi mahasiswa memberikan manfaat besar bagi mahasiswa Akper. Dari keterampilan kepemimpinan, komunikasi, hingga manajemen waktu, semua pengalaman ini membantu membentuk pribadi yang lebih siap menghadapi dunia keperawatan. Organisasi bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi juga wadah membangun karakter dan kompetensi profesional.

Leave a Reply