akpertanjungbalai.ac.id

Kebiasaan Mahasiswa Keperawatan Berprestasi yang Bisa Ditiru

Default featured image

Menjadi mahasiswa keperawatan berprestasi bukan hanya soal pintar, tetapi juga soal kebiasaan yang dibangun setiap hari. Mahasiswa keperawatan memiliki tantangan yang lebih kompleks karena harus menguasai teori dan praktik sekaligus. Namun, banyak mahasiswa yang tetap mampu mencapai prestasi akademik dan tampil baik saat praktik klinik karena memiliki kebiasaan yang konsisten. Berikut kebiasaan mahasiswa keperawatan berprestasi yang bisa ditiru.

Belajar Rutin dan Tidak Menunggu Menjelang Ujian

Mahasiswa berprestasi biasanya tidak belajar mendadak. Mereka memiliki kebiasaan belajar rutin, meskipun hanya 30–60 menit per hari. Cara ini membantu materi lebih mudah dipahami dan tidak terasa berat saat ujian.

Belajar rutin juga membuat mahasiswa lebih siap menghadapi kuis, praktikum, dan tugas mendadak yang sering terjadi di perkuliahan keperawatan.

Aktif Mencatat dan Merangkum Materi

Kebiasaan mencatat membuat mahasiswa lebih fokus saat kuliah. Mahasiswa berprestasi biasanya tidak hanya mencatat, tetapi juga merangkum materi dengan bahasa sendiri. Ringkasan ini membantu memahami konsep penting dan memudahkan saat mengulang materi.

Rajin Membaca Referensi Tambahan

Materi keperawatan terus berkembang. Mahasiswa berprestasi biasanya terbiasa membaca referensi tambahan seperti modul, buku pendukung, atau jurnal ilmiah. Kebiasaan ini membuat pengetahuan mereka lebih luas dan lebih kuat saat menghadapi studi kasus atau diskusi.

Mengatur Waktu dengan Baik

Mahasiswa keperawatan memiliki jadwal yang padat, sehingga manajemen waktu menjadi kunci. Mahasiswa berprestasi biasanya sudah terbiasa:

  • Membuat to-do list
  • Menyusun jadwal mingguan
  • Menentukan prioritas tugas
    Dengan manajemen waktu yang baik, mereka bisa menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa stres berlebihan.

Aktif Bertanya dan Mau Belajar dari Kesalahan

Mahasiswa yang berprestasi tidak takut bertanya ketika belum paham. Mereka juga tidak malu mengakui kesalahan, karena menganggap kesalahan sebagai bagian dari proses belajar. Sikap ini membuat kemampuan mereka berkembang lebih cepat dibandingkan mahasiswa yang memilih diam.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Mahasiswa keperawatan berprestasi memahami bahwa tubuh yang sehat membantu belajar lebih fokus. Mereka menjaga pola tidur, makan teratur, dan meluangkan waktu istirahat. Kebiasaan ini membuat mereka tidak mudah burnout dan tetap konsisten dalam menjalani perkuliahan.

Memiliki Tujuan Jelas dan Motivasi yang Kuat

Mahasiswa berprestasi biasanya memiliki tujuan yang jelas, misalnya ingin lulus tepat waktu, ingin menjadi perawat profesional, atau ingin melanjutkan karier di bidang tertentu. Tujuan ini menjadi motivasi yang membuat mereka lebih semangat dan tidak mudah menyerah.

Kesimpulan

Kebiasaan mahasiswa keperawatan berprestasi bisa ditiru oleh siapa saja. Mulai dari belajar rutin, aktif mencatat, rajin membaca referensi, mengatur waktu, berani bertanya, hingga menjaga kesehatan. Dengan kebiasaan yang konsisten, mahasiswa keperawatan dapat meningkatkan prestasi akademik dan menjadi lebih siap menghadapi praktik klinik serta dunia kerja.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post